Review Game RPG
Kali ini saya akan membahas tentang teknologi yang digunakan pada game RPG namun, sebelum itu saya akan menejelaskan pengertian umum game RPG itu sendiri. Game RPG (Role-Player Game) adalah sebuah permainan yang para pemainnya memainkan peran tokoh-tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk merajut sebuah cerita bersama. Para pemain memilih aksi tokok-tokoh mereka berdasarkan karakteristik tokoh tersebut, dan keberhasilan aksi mereka tergantung dari sistem peraturan permainan yang telah ditentukan. Asal tetap mengikuti peraturan yang ditetapkan, para pemain bisa berimprovisasi membentuk arah dan hasil akhir permainan ini.
Dalam sebuah permainan RPG, jarang ada yang "kalah" atau "menang". Ini membuat permain RPG berbeda dari jenis permainan papan lainnya seperti Monopoli atau Ular Tangga, permainan kartu, olah raga, dan permainan lainnya. Seperti sebuah novel atau film, permainan RPG mempunyai daya tarik karena permainan-permainan ini mengajak para pemain untuk menggunakan imajinasi mereka. RPG biasa lebih mengarah ke kolaborasi sosial daripada kompetisi. Pada umumnya dalam RPG, para pemain tergabung dalam satu kelompok.
Permainan RPG rata-rata dimainkan seperti sebuah drama radio: ketika seorang pemain "berbicara", dia berbicara sebagai tokohnya dan ketika si pemain ingin tokohnya melakukan sesuatu yang fisik (seperti menyerang sebuah monster atau membuka sebuah gembok) dia harus menggambarkannya secara lisan.
Ada pula sejenis permainan RPG di mana para pemain bisa melakukan gerakan fisik tokohnya oleh si pemain sendiri. Ini disebut Live-Action Role-playing atau LARP. Dalam permainan LARP, biasanya para pemain memakai kostum dan menggunakan alat-alat yang sesuai dengan tokoh, dunia dan cerita yang dia mainkan.
Permainan PC yang menggunakan unsur-unsur dan mekanisme permainan RPG disebut sebagai computer role-playing games atau CRPG. Selain di PC, RPG juga banyak diadaptasikan ke mesin-mesin permainan atau konsol, yang disebut console role-playing games, disingkat cRPG. Dengan meningkatnya popularitas RPG elektronik, industri permainan video telah membuat istilah RPG dikenal untuk RPG elektronik saja, dan mengakibatkan munculnya istilah RPG "pen and paper" atau "tabletop" untuk mendeskripsikan RPG tradisional.
Sekarang saya akan membahas salah satu game RPG yaitu "Age Of Empires 3". Age of Empires (disingkat AoE) adalah sebuah seri game real-time strategy (RTS) populer, yang dimulai pada 1997, dikembangkan oleh Ensemble Studios dan dipublikasikan oleh Microsoft Games. Sampai saat ini ada 3 bagian dari seri ini, masing-masing memiliki sebuah paket ekspansi, sehingga terdapat keseluruhan 6 game bertitel Age of Empires.
Age of Empires III telah terjual lebih dari 2 juta salinan terhitung pada Mei 2008. Sejalan dengan menerima penilaian baik, permainan ini telah menerima penganugrahan, termasuk "Best RTS game of 2005" dari GameSpy, dan salah satu dari permainan berpenjualan terbaik pada 2005. Di 2007, Age of Empires III ada di peringkat ketujuh untuk permainan komputer berpenjualan terbaik, dengan lebih dari 313,000 salinan terjual tahun itu.
Sebuah versi N-Gage dari permainan yang dikembangkan oleh Glu Mobile dirilis pada 28 April 2009.
Terdapat beberapa fitur dari game ini diantaranya :
Game ini memiliki beberapa era dalam game play nya. Era yang dimaksud adalah perkembangan dari zaman ke zaman. Mulai dari zaman "Discovered Age" hingga zaman "Imperial-Post Age". Era ini berpengaruh terhadap item dan fitur-fitur pada game play nya.
Game ini termasuk game 3D yang cukup menarik dari sisi penampilan maupun game play nya. Objek yang digunakan cukup mirip dengan objek aslinya walaupun sisi view nya dilihat dari atas tak mengurangi menariknya game ini.
Efek suara yang dihailkan dalam game ini cukup bagus. Setiap aksi yang dilakukan dalam game ini sesuai dan diggambarkan oleh efek suara yang baik.
Home cities disini adalah rumah atau asal dari kota yang dipilih dalam game play. Didalamnya menggambarkan ciri khas tiap negara dalam game dari tiap bangunan-bangunan pada kota.
Age of Empires III memungkinkan pemain untuk bermain sebagai 8 peradaban berbeda:
- Masing-masing dari delapan peradaban memiliki kekuatan dan kelemahannya sendiri dan unit unik yang hanya tersedia untuk peradaban itu saja. Pemain dapat mengganti nama dari Home City mereka, nama Sang Penjelajah, dan diberikan sebuah pre-named atas pemimpin dari bagian dari periode (Sebagai contoh, Napoleon Bonaparte untuk Prancis,Suleiman yang Agung untuk Ottoman, dan Ivan Sang Pengacau untuk Rusia). Setiap peradaban memiliki pengapalan unik untuk membantu ekonomi dan militernya (untuk contoh, Ottoman dapat memesan sebuah pengapalan emas untuk mereka maupun temannya.)
- Terdapat peradaban lain yang dapat dimainkan lewat campaign, seperti Ksatria dari St. John, Pasukan Bayaran John Black, dan Amerika Serikat, yang dimainkan sebagai, berturut-turut, peradaban Spanyol, Jerman dan Britania, dengan beberapa modifikasi. Peradaban campaign yang tak dapat dimainkan termasuk Bajak Laut, Circle of Ossus danPenduduk Pribumi Amerika, walaupun peradaban-peradaban ini dapat dimainkan menggunakan Editor Skenario (Scenario Editor).
12 Suku-suku Pribumi Amerika juga terdapat di permainan:
tetapi mereka tidak dimainkan dengan sendirinya di faksi. Bagaimanapun, pemain dapat memperoleh akses ke unit dan improvements unik dengan membentuk sebuah persekutuan dengan suku-suku tersebut dengan membangun sebuah pos perdagangan di pemukiman mereka.
Sekian dari pembahasan pada tulisan saya kali ini, tak lepas dari berbagai sumber yang membantu saya untuk membuat tulisan ini.